4May2008

Install LAMPP (XAMPP for Linux)

Posted by efhape under: Uncategorized.

Pernah menggunakan aplikasi XAMPP? Belum? Atau pernah dengar? Kalau belum pernah dengar sekali pun Anda akan rugi! Mengapa? Sebab XAMPP makes your life easier! (cieee…) Tidak percaya? Terserah… Itu hak Anda :’(

 

Ya, bagi sebagian orang, termasuk saya, aplikasi yang satu ini memang memudahkan hidup, terutama hidup seorang programmer. Bagaimana tidak, aplikasi ini mengintegrasikan 4 buah komponen sekaligus yang umum dipakai oleh para developer program, khususnya program yang berbasis web. Sesuai namanya yang merupakan singkatan, XAMPP ini menggabungkan antara Apache, MySQL, PHP, dan Perl! Di mana jika di komputer seseorang telah terinstall, maka masalah orang tersebut akan teratasi (yaitu hanya masalah kesulitan menjalankan aplikasi PHP-MySQL di komputernya, bukan masalah yang lain… ;) ).

 

Nah, XAMPP adalah untuk platform sistem operasi Windows. Jangan khawatir, di Linux pun pengembang telah menyediakannya, yaitu dengan nama LAMPP (L-nya singkatan untuk Linux). Jangan cemas dan takut, apalagi grogi, sama dengan XAMPP, pemakaian LAMPP tidak dikenakan biaya, alias gratis-tis. Hanya saja yang membedakan adalah teknik/seni penginstalannya. Saya katakan seni di sini karena tanpa “sense of art”, seperti kebanyakan aplikasi Linux yang lain, LAMPP tidak akan dengan lancar berjalan. Jangankan berjalan, sukses install saja belum tentu! Nah, jika penginstalan aplikasi ini di Windows merupakan sesuatu yang biasa-biasa saja, maka di Linux menjadi lain persoalannya. Install LAMPP merupakan sesuatu yang luar biasa-biasa saja, eh salah…, maksud saya sesuatu yang lain dari biasanya. Baiklah, singkat kata-singkat cerita. Begini ceritanya… (halah).

 

Jujur saja, langkah-langkah ini saya terjemahkan langsung dari situs resmi pembuatnya. Sebab di sana sebenarnya telah dengan gamblang dan urut dijelaskan. Namun, barangkali bagi Anda yang hanya paham dan familiar dengan bahasa pemrograman, tetapi tidak “ngeh” dengan bahasa Inggris (hari gini…!), artikel dari saya ini akan disajikan dengan versi yang (mudah-mudahan) Anda pahami. Tentu saja semua langkah yang tertulis di sini telah saya coba sendiri. Di sini saya menggunakan LAMPP versi 1.6 (file master bernama xampp-linux-1.6.tar.gz), dan Linux Mandriva 2007. Baiklah, ini dia.

 



 

VERSI RINGKAS

 

Secara ringkas perintah-perintahnya meliputi:

 

su ## login sebagai super user (root)

 

tar xvfz xampp-linux-1.6.tar.gz -C /opt ## ekstrak lampp ke folder /opt

 

/opt/lampp/lampp start ## untuk menjalankan lampp

 

/opt/lampp/lampp php4  ## menjalankan lampp memakai php v4

 

/opt/lampp/lampp php5  ## menjalankan lampp memakai php v5 /opt/lampp/lampp phpstatus  ## melihat status versi php

/opt/lampp/lampp stop ## menghentikan lampp

 

/opt/lampp/lampp restart ## me-restart (stop-start) lampp

 

rm -rf /opt/lampp ## meng-uninstall lampp

 

cp /opt/lampp/lampp /etc/init.d/lampp

 

chkconfig –add lampp

 

  Read the rest of this entry »

7 

30April2008

Konfigurasi Boot Option pada Dual Boot XP-Vista

Posted by efhape under: Uncategorized.

Jika komputer Anda menggunakan dua sistem operasi (operating system/OS) sekaligus, dalam hal ini sistem operasi buatan Microsoft, yaitu Windows XP dan Windows Vista, Anda akan menemukan pilihan boot yang cukup mengganggu, di mana Windows XP akan tertulis “Earlier Version of Windows” di daftar menu pilihan booting-nya. Jika pada model dual boot sebelumnya (misal antara Windows 98SE dengan Windows XP), Anda dapat melakukan konfigurasi dengan memodifikasi file boot.ini, maka di model yang sekarang cara ini tidak berlaku lagi. Diperlukan teknik khusus untuk melakukan perubahan pilihan boot. Di dalam Windows Vista telah disediakan fasilitas yang bernama “bcdedit.exe“. Memang cara ini relatif sedikit lebih sulit ketimbang cara sebelumnya. Cara ini lebih membutuhkan sedikit teknik hacking. Bagaimana tidak, sebelum memulainya, seseorang harus berlaku sebagai administrator terlebih dahulu, dan menggunakan Command prompt untuk menjalankannya. Artikel ini akan memaparkan langkah-langkah konfigurasi boot option nya, terutama mengubah tulisan yang relatif mengganggu tersebut di atas. Ini dia langkah-langkahnya.

Read the rest of this entry »

6 

21April2008

Install PostgreSQL Di Linux A-Z

Posted by efhape under: Uncategorized.

PostgreSQL adalah salah satu aplikasi basis data yang populer di kalangan programmer. Untuk instalasi di Sistem Operasi Windows, kita tidak membutuhkan waktu yang lama, dan caranya pun tidaklah sulit. Sebagaimana aplikasi lainnya di Windows, instalasinya tinggal double-klik, next, next, next, finish! Beda halnya dengan menginstalnya di lingkungan UNIX/Linux. Walaupun oleh pembuatnya telah disertakan manual/petunjuk instalasinya, namun bagi beberapa orang, termasuk saya waktu itu, masih kesulitan mengikuti alurnya. Nah, di sini saya akan mencoba menyusun tulisan yang memandu Anda untuk menginstal PostgreSQL di Linux, secara urut dan lengkap, mulai dari download sampai membuatnya bisa “start at boot”. Linux yang saya pakai di sini adalah Mandriva 2007.

 

Baiklah, kita mulai!

 

VERSI RINGKAS:

 

$ cd /home/tommy/Master/ ==> master (postgresql-8.1.4.tar.gz) ada di /home/tommy/Master/

$ tar xzvf postgresql-8.1.4.tar.gz

$ cd /home/tommy/Master/postgresql-8.1.4

$ ./configure

$ gmake

$ su

# gmake install

# adduser postgres

# mkdir /usr/local/pgsql/data

# chown postgres /usr/local/pgsql/data

# su – postgres

$ /usr/local/pgsql/bin/initdb -D /usr/local/pgsql/data

 

# cd /home/tommy/Master/postgresql-8.1.4/

# cp contrib/start-scripts/linux /etc/init.d/postgresql

# chmod 755 /etc/init.d/postgresql

# chkconfig –add postgresql

# chkconfig –list

# /etc/init.d/postgres start

Read the rest of this entry »

4 

21January2008

Nama Unik Ubuntu…

Posted by efhape under: Uncategorized.

Nama Distro Linux Ubuntu mempunyai ciri khas yang unik (bukan unix lho, tapi unik). Rilis pertama kali pada bulan Oktober 2004, dengan label versi 4.10, diberi nama Warty Warthog. Kemudian menyusul adiknya, yang bernama Hoary Hedgehog (sudah ketemu letak keunikannya?) pada bulan April 2005 yang versinya berlabel 5.04. Pada bulan Oktober 2005 muncul saudara mudanya, yaitu versi 5.10 yang bernama Breezy Badger (Sudah ketemu belum?! Kebangetan kalau belum ketemu…). Baiklah, agar lebih kentara keunikannya, saya buatkan daftar nama saudara-saudara kandungnya Ubuntu dari waktu ke waktu sampai pada saat artikel ini ditulis yaitu si Gutsy Gibbon, sebagai berikut.

  • Ubuntu versi 4.10 Warty Warthog (kernel 2.6.7 dan Gnome v2.8)

  • Ubuntu versi 5.04 Hoary Hedgehog (kernel 2.6.10, Gnome v2.10)

  • Ubuntu versi 5.10 Breezy Badger (kernel 2.6.12, Gnome v2.12.1)

  • Ubuntu versi 6.06 Dapper Drake (kernel 2.6.15, Gnome v2.14)

  • Ubuntu versi 6.10 Edgy Eft (kernel 2.16.17, Gnome v2.16)

  • Ubuntu versi 7.04 Feisty Fawn (kernel 2.6.20, Gnome v2.18)

  • Ubuntu versi 7.10 Gutsy Gibbon (kernel 2.6.22, Gnome v2.20)

 

Nah, pasti Anda sudah menemukan keunikannya. Yap, nama dari masing-masing rilisnya sama-sama terdiri dari dua kata, di mana masing-masing kata diawali dengan huruf yang sama. Sehingga jika disingkat memunculkan dua huruf kembar (Warty Warthog –> WW, Hoary Hedgehog –> HH, dan seterusnya).

Read the rest of this entry »

4 

6December2007

Setting Modem Dial-up GPRS Kartu IM3 Indosat

Posted by efhape under: Uncategorized.

Dunia Internet saat ini sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat dunia, tidak terkecuali masyarakat Indonesia. Bahkan bagi sebagian orang, jagad maya yang satu ini tidak terpisahkan dari aktivitas sehari-hari. Belum lagi aksesnya dipermudah dengan adanya dukungan infrastruktur jaringan komputer yang bisa dibilang memadai, baik dari pemerintah maupun dari beberapa elemen masyarakat yang kemudian muncul istilah trend baru berlanganan internet yang disebut dengan istilah RT-RW net. Salah satu yang bisa dikaitkan dengan kemudahan akses internet ini adalah kebisaan koneksi internet hanya dengan menggunakan gabungan dua perangkat elektronik, yaitu laptop dan telepon seluler (handphone), di mana keduanya merupakan perangkat bergerak (mobile gadget). Dengan berbekal dua perangkat ini, orang sudah dapat menjelejahi jagad maya kapan pun dan di mana pun dia mau. Nah, Artikel ini membahas mengenai bagaimana melakukan konfigurasi dua perangkat ini hingga mampu melakukan koneksi internet. Konfigurasi ini juga bisa dilakukan pada komputer desktop rumahan, sehingga koneksi internet juga bisa dilakukan di rumah-rumah menurut kebutuhan tanpa harus abonemen tiap bulan. Artikel ini dibatasi dengan konfigurasi menggunakan kartu GSM prabayar jenis IM3 milik Indosat.

Adapun kebutuhan perangkat keras agar dapat terhubung internet adalah:

  1. Laptop/komputer multimedia yang terdapat port sambungan dengan perangkat handphone, bisa berupa port USB (jika handphone yang dimiliki dilengkapi dengan kabel data USB), infra red, atau bluetooth.
  2. Handphone (HP) yang dilengkapi dengan:
  • perangkat koneksi, seperti kabel data, infra red atau bluetooth (untuk perangkat koneksi ini masing-masing saling menggantikan, dengan kata lain, pilih salah satu saja).
  • modem GPRS.

Nah, jika syarat kebutuhan perangkat keras di atas sudah terpenuhi, kita mulai dengan setting modem. Setting modem untuk akses internet via GPRS kartu GSM IM3 bisa dibilang relatif mudah. Mudah bagi yang sudah terbiasa dengan dunia komputer dan jaringan, namun akan terasa susah bagi yang baru pertama kali mencoba. Tapi jangan khawatir, artikel ini saya tujukan untuk orang paling awam sekalipun.

Sebelum melakukan apa yang tertulis di artikel ini, diasumsikan sambungan GPRS di handphone sudah aktif. Sebab settingan sambungan GPRS ini berbeda-beda untuk setiap tipe handphone. Untuk beberapa tipe handphone, sambungan ini otomatis aktif begitu kartu IM3 aktif. Jika belum aktif, Anda bisa membaca buku petunjuk (manual) dari handphone Anda atau berkonsultasi dengan costumer service Indosat (hubungi nomor 300 atau datang langsung ke galeri Indosat).

Asumsi GPRS di kartu IM3 Anda sudah aktif, untuk menjadikan handphone sebagai modem dialup langkah-langkahnya sebagai berikut :

Read the rest of this entry »

208 

1October2007

Virus.Win32.Nakuru.a!!!

Posted by efhape under: Uncategorized.

Satu lagi ini virus yang saya hadapi beberapa hari ini, yaitu yang punya julukan: Virus.Win32.Nakuru.a.

Virus ini menyerang berkas-berkas dokumen (yang ber-ekstensi “.doc”). Berkas-berkas dokumen diubah menjadi berkas aplikasi (ber-ekstensi “.exe”). Menurut situs viruslist, virus ini terdeteksi pada tanggal 23 Juni 2007 pukul 11:38 GMT (bisa dilihat di sini).

Dengan antivirus yang ter-update, sudah cukup untuk menetralisir pergerakan virus ini. Nah, untungnya… virus ini tidak mengubah ukuran ataupun isi dari berkas dokumen. Jadi, setelah virus ternetralisir, berkas cukup di-rename saja ekstensi-nya, dari “.exe” menjadi “.doc”. Cukup menjengkelkan memang jika berkas dokumen di komputer kita cukup banyak. Yah, masih mending, “cuma” me-rename, daripada ketik ulang…

Kesimpulan, cara menangani virus ini:

  • Pindai dengan antivirus dengan update terbaru
  • Jika sudah berhasil dinetralisir, rename/ganti nama berkas yang terinfeksi, yang sebelumnya ber-ekstensi “.exe” menjadi “.doc”, contoh: sebelumnya bernama “ketikan.exe”, ubah menjadi “ketikan.doc”.

4 

20September2007

Virus.Win32.Romario.a!!!

Posted by efhape under: Uncategorized.

Harap waspada, apabila di komputer Anda ada file dengan nama “Alicia.htt”, “Administrator Game.exe”, atau “Mario.exe”! Bisa jadi komputer Anda telah terinfeksi virus komputer yang bernama Romario tipe a, atau lengkapnya “Virus.Win32.Romario.a”. Virus ini mempunyai nama alias antara lain:

  • Virus.Win32.Romario
  • W32/Romario-A
  • W32/Romario.B
  • W32/Romario@M
  • Win32.Worm.Romario.A
  • Worm.Romario.B

(bisa dilihat di sini)

Beberapa hari ini saya berhadapan dengan virus jenis ini. Tidak jelas apa efek yang ditimbulkan virus ini. Yang terasa hanya munculnya file tadi di setiap direktori. Setiap kali file dihapus, langsung muncul kembali yang baru.

Menurut situs viruslist (www.viruslist.com), virus ini terdeteksi pada tanggal 29 April 2007 pukul 03.30 GMT. Tidak ada deskripsi dari situs tersebut mengenai virus itu. Virus itu dapat ditangani dengan antivirus yang up-to-date. Antivirus yang saya coba pakai untuk melawan virus ini, adalah Kaspersky Antivirus (versi trialnya bisa diunduh –didownload– di situsnya: www.kaspersky.com). Oleh Kaspersky, virus ini dpt tertangani dengan baik, dengan cara menghapus file-file ciptaan virus tersebut tanpa tersisa.

Kesimpulan, cara menangani virus:

  • Cukup pindai/scan dengan antivirus dengan update terbaru. Jika terdeteksi, ambil langkah hapus berkas!

8 

1September2007

10 Tanda Anda Salah Membeli Komputer

Posted by efhape under: Uncategorized.

Computer

Saat ini perangkat elektronik yang disebut “komputer” sudah bukan merupakan barang mewah lagi. Dengan harga per unitnya yang semakin terjangkau, orang-orang makin beramai-ramai membelinya. Namun sebagai konsumen, kita harus WASPADA dalam membeli barang dari penjual, dalam kasus ini, membeli komputer. Apabila tidak teliti sebelum membeli, yang terjadi adalah penyesalan berkepanjangan.

Di bawah ini dipaparkan 10 tanda bahwa Anda salah dalam membeli komputer.

Read the rest of this entry »

11 

19July2007

Pintar Pintar Bodoh

Posted by efhape under: Uncategorized.

Di suatu kelas matematika, siswa diberikan soal-soal ujian. Salah satu siswa yang “kreatif” menjawab soal-soal itu lain dari yang lain. Inilah jawaban dia:
Soal 1:

Math1

  Read the rest of this entry »

2 

19July2007

Jargon-Jargon di Bidang Komputer

Posted by efhape under: Uncategorized.

 

  • Data adalah representasi fisik dari kehidupan. Dengan data-lah komunikasi, yang merupakan tanda dari kehidupan, bisa terjalin. Dalam beberapa hal, data bahkan lebih penting daripada kehidupan itu sendiri. [Ir. Fathansyah*]

  • Data bukan sekedar apa yang kita simpan, tetapi apa yang akan kita butuhkan. Dan informasi bukan sekedar apa yang menjadi hasil pengolahan, tetapi apa yang akan kita gunakan. [Ir. Fathansyah]

  • Mudah-tidaknya mencari sesuatu tergantung pada bagaimana cara kita menempatkannya. Baik-tidaknya menepatkan sesuatu tergantung pada seberapa besar apresiasi kita padanya. [Ir. Fathansyah]
  • Semakin sederhana sebuah model, semakin mudah ia dipahami. Semakin rumit sebuah model, semakin yakin kita bahwa ia sesungguhnya bukan lagi sebuah model. [Ir. Fathansyah]

Read the rest of this entry »

0